Rabu, Agustus 29, 2018

Hewan Apa atau Siapa

Jangan kau kira tak ada filsuf dari dunia hewan, dunia ahli hewan tepatnya. Malah dialah yang mengutarakan pemikiran mendalam tentang kehidupan dari kaca matanya yang jernih. Namun apalah artinya menyebutkan nama, tidak, di sini tidak semata-mata hafalan nama. Maka kau mungkin akan mendapatkan penjelasan tanpa nama, meski tidak haram sesekali nama filsuf disebut. Baiklah, namanya susah disebut lidah Jawa, ialah Abdulmalik bin Quraib Al-Asma'i.Dia pengarang Ensiklopedia tentang hewan. Hm, hebat kan. Jaman raja-raja dengan kendaraan kuda, dia sangat peduli pada hewan tunggangan ini, Ada lagi nama-nama lain yang memperkuat dunianya itu. Semuanya dari Timur Tengah. Namun perjalanan panjang manusia peduli pada dunia kehewanan ini tidak hanya itu, bukan berarti semua harus dikaitkan dengan dunia barat lho. Kalau nama tokoh pertama tadi hidup pada abad ke 8 Masehi,PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) mengakui bahwa Bapak Ilmu Kedokteran Hewan adalah Hipokrates yang hidup abad 4-3 Sebelum Masehi. Filsuf utama Aristoteles bahkan mempelajari tentang kedokteran hewan ini dari Hipokrates itu dan menerapkannya pada penenganan penyakit-penyakit hewan. Apa kalau menangani penyakit itu tanpa filosofi? Ya jelas memakai, apalagi pemahaman tentang anatomi, fisiologi dan segala hal terkait kesehatan dan penyakit tak secanggih sekarang. Sekarang pun muncul demikian oleh karena penelitian tanpa henti guna mendapatkan kaidah filosofi kehewanan itu secara kuat dan akan terus berkembang, Percaya deh. Hehehe.